Lecturer : Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.
www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id
usumarwan@gmail.com
Materi perkuliahan perilaku konsumen pada tanggal
26 September 2013 yang sangat memberikan kesan adalah adanya kutipan yang
disampaikan Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan bahwa “siapa yang menguasai marketing
akan menguasai dunia”. Kutipan ini disampaikan oleh beliau setelah
menginformasikan kondisi dunia usaha sekarang ini, yang mana pelaku usahanya banyak
menggunakan jasa maklon dalam proses produksi . Sebagai contoh, Indonesia menjadi
salah satu negara yang diminta oleh perusahaan apparel seperti Nike dan Adidas
dalam memproduksi sepatu, bola sepak dan berbagai peralatan olahraga lainnya. Perlu
diinformasikan bahwa jasa maklon adalah semua pemberian jasa dalam rangka
proses penyelesaian suatu barang tertentu yang proses pengerjaannya dilakukan
oleh pihak pemberi jasa (disubkontrakkan), sedangkan spesifikasi, bahan baku,
barang setengah jadi, bahan penolong/pembantu yang akan diproses sebahagian
atau seluruhnya disediakan oleh pengguna jasa, dan kepemilikan atas barang jadi
berada pada pengguna jasa.
Informasi diatas menjadi menarik, karena walaupun
Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia (karena memiliki jumlah
konsumen potensial bila dilihat dari jumlah penduduknya yang lebih kurang 240
juta orang), yang mendapatkan keuntungan maksimal dari kegiatan produksi
peralatan olahraga tersebut justru adalah perusahaan apparel pemegang merek
yang melakukan proses marketing ke seluruh dunia. Perusahaan apparel seperti
Nike dan Adidas mendapatkan keuntungan ekonomi yang signifikan dari penjualan
peralatan olah raga dengan merek Nike dan Adidas, yang diproduksi di Indonesia.
Mereka menetapkan margin yang besar saat menjual produk, yang nilainya jauh
lebih besar dari harga pokok yang dibayarkan ke perusahaan jasa maklon di
Indonesia. Olehkarenanya, sangat wajar apabila pada akhirnya muncul kutipan “siapa
yang menguasai marketing akan menguasai dunia”.
Berdasarkan data diatas, apabila Indonesia
menginginkan agar memperoleh keuntungan ekonomi tersebut, semua dapat dimulai
dengan memperkenalkan diri ke seluruh dunia, dengan membangun merek atas nama
negara (“Indonesia”) melalui penanaman nasionalisme yang tinggi kepada seluruh
rakyatnya, untuk selalu menggunakan hasil produksi bangsa sendiri dan
mengembangkan kebanggaan atas budaya bangsa sendiri. Dengan demikian,
diharapkan akan muncul merek yang akan memberikan keuntungan ekonomis yang
besar bagi bangsa Indonesia.
Pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada dosen pengajar mata kuliah
Perilaku Konsumen, Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc:
Konsep seperti apa yang kira-kira dapat dilakukan oleh pelaku usaha di
dalam negeri agar dapat membentuk merek Indonesia yang kuat dan dapat
menghadapi persaingan di era globalisasi seperti sekarang ini.
